Bercerita Dengan Foto
Menyampaikan cerita lewat foto.
Apa itu bercerita dengan foto
Bercerita dengan foto (photo storytelling) adalah teknik menyampaikan sebuah cerita atau pesan melalui rangkaian gambar. Dalam konsep ini, setiap foto berperan penting menggambarkan momen, emosi, atau alur cerita tanpa harus memakai kata-kata.
Tujuan utamanya adalah membuat penonton bisa merasakan, memahami, dan terhubung dengan apa yang terjadi di dalam gambar. Bercerita dengan foto memungkinkan fotografer menyampaikan kisah atau pesan secara visual, menghubungkan penonton dengan cerita lewat gambar yang dipilih dengan hati-hati.
Mengamati
Pada langkah ini tanamkan sugesti bahwa "segala sesuatu itu menarik". Seandainya kita memperhatikan, hal-hal di sekitar kita sangat menarik untuk diamati.
Mulailah dari yang paling dekat, misalnya tempat kita duduk, tidur, bekerja, atau jalan yang kita lewati. Amati keadaan sekitar dan temukan "sesuatu" yang bisa dijadikan objek foto.
Mencari referensi
Carilah referensi foto dari berbagai sumber. Dengan banyak melihat referensi, wawasan kita lebih terbuka dan kita menemukan sudut pengambilan gambar yang unik. Beberapa sumber yang bisa dijadikan referensi:
- Foto
- Buku
- Film
Memotret
Saatnya beraksi: mulailah memotret. Tak perlu kamera mahal, karena "kamera terbaik adalah kamera yang kita punya". Gunakan kamera yang kita miliki sekarang. Kamera ponsel bisa menjadi pilihan yang baik karena teknologinya sudah canggih dan resolusinya tidak kalah dari kamera saku.
Potretlah hal-hal yang sudah kita amati di lokasi pemotretan. Cobalah mengambil gambar dari berbagai sudut: atas, bawah, kanan, kiri, samping, serong sana, serong sini. Potret sebanyak mungkin agar kita punya banyak pilihan.
Kurasi
Setelah punya stok foto yang cukup banyak, tentu tidak semuanya kita pakai. Kita perlu mengurasi, yaitu memilih foto yang beresolusi bagus, jelas, dan mewakili ide yang ingin kita sampaikan.
Mungkin hanya 10 persen dari seluruh foto yang akan dipakai. Jika ada 100 foto, bisa jadi hanya 10 yang benar-benar masterpiece. Hal ini terjadi juga di kalangan fotografer profesional, jadi tak perlu khawatir.
Presentasi
Sekarang kita punya foto yang siap diperlihatkan kepada khalayak ramai. Pameran foto bisa menjadi salah satu pilihan untuk unjuk gigi, tetapi memerlukan biaya dan tenaga yang lumayan.
Cara yang lebih mudah dan murah adalah membagikan foto ke media sosial milik kita sendiri dan meminta tanggapan dari setiap orang yang melihatnya.

